Popular Post

Archive for Februari 2018

Takoyaki - Street Food Khas Daerah Kansai

By : Setyo Angga Prakoso
Takoyaki – jajanan yang satu ini sangat digemari oleh banyak orang. Bentuknya yang bulat, dengan isian gurita dan daun bawang di dalamnya, menjadikan jajanan ini terlihat seperti bakso panggang. Mungkin kalian sudah sering mencicipi jajanan khas daerah Kansai tersebut, atau mungkin membuatnya sendiri di rumah. Street food yang satu ini banyak dijumpai di pinggir jalan, atau ketika ada suatu festival/matsuri.


Takoyaki dibuat dengan cara menuangkan adonan tepung terigu yang sudah dicampur dengan daun bawang dan gurita ke dalam loyang berbentuk setengah bundar. Kemudian dibolak-balik hingga berbentuk bulat penuh sampai matang kecoklatan. Takoyaki biasa disajikan dengan olesan saus, taburan katsuoboshi (irisan ikan cakalang yang dikeringkan) dan nori (rumput laut).


Satu set takoyaki berisi 6, 8, 10 bahkan sampai 12 buah. Dibanderol dengan harga 200-400 yen. Tetapi, di daerah Kansai sendiri, khususnya Osaka, harga tersebut bisa lebih murah akibat ketatnya persaingan diantara penjual. Takoyaki dimakan dengan menggunakan tusuk gigi atau sumpit sekali pakai.


Sebagai camilan kebanggaan warga Osaka, takoyaki sudah melekat dengan kehidupan masyarakat sejak 50 tahun yang lalu. Disantap ketika masih panas-panasnya sebagai snack maupun dijadikan lauk nasi. Di Indonesia, jajanan ini sudah banyak digandrungi oleh muda-mudi pecinta budaya Jepang. Isian yang digunakan pun lebih beragam, tidak hanya sebatas gurita, misalnya sosis, ayam dan sebagainya. Toping nya pun bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Tentunya dengan beragam rasa sehingga menciptakan pengalaman baru yang bisa memanjakan lidah.


So, jika memang suka dengan kuliner Jepang yang satu ini, kenapa tidak membuatnya sendiri di rumah ?









image sources: IS JAPAN COOL?
Tag : ,

DANAU

By : Setyo Angga Prakoso
favim.com

DANAU
Kazuko Shiraishi
“Pulanglah!” kataku
“Malam ini aku tak mau bersamamu.”
Dengan tersedu kau pun pergi
“Tiada rumah buat pulang untukku.”
Ketika pergi jejakmu kuikuti
Meninggalkan hatiku
Menuju lorong kosong
Air matamu menetes
Menggenangi tubuhku
Dan meluas menjadi danau
Malam itu, ketika tidur
Aku tenggelam ke dalam jantungku.
Tag : , ,

PIPA

By : Setyo Angga Prakoso

pixabay.com

PIPA
Shinkichi Takabashi
Sementara aku tidur segala lenyap,
Segalanya. Mataku, mengabur putih,
Mengalir ke arah fajar.

Ada suara gaduh,
Yang seperti yang lain, berhamburan dan lenyap:
Tiada yang perlu dilihat, buat diperhatikan.

Ketika aku bangun, segalanya tampak putus.
Aku adalah pipa, yang masih berasap
Siang akan mengetuk kekosongan sekali lagi.


Tag : , ,

MUSIM DINGIN

By : Setyo Angga Prakoso
walls.com

MUSIM DINGIN
Kotaro Takamura
Musim dingin telah datang
Kembang-kembang putih semak yang selalu hijau telah lenyap.
Pohon-pohon ginko telah berubah jadi tangkai sapu.

Seperti tusukan runcing, musim dingin telah tiba.
Orang-orang tak suka musim dingin.
Ditinggalkan rumput, pohon-pohon, ditinggalkan serangga–serangga yang lari musim dingin pun tiba.

Musim dingin,
datanglah kau padaku, datanglah,
Aku punya tenaga musim dingin, musim dingin adalah korbanku.

Menembuslah, masuk ke dalam!
Patahkan api! Kubur bersama salju!
Seperti pisau tajam, musim dingin telah tiba.
Tag : , ,

ORANG YANG MENULIS PUISI

By : Setyo Angga Prakoso
womenofgrace.com

ORANG YANG MENULIS PUISI
Tamura Ryuichi
Seseorang yang menulis puisi
melayang-layang dalam ruang
Tak seorang bisa menuturkan
dari mana rasa riang datang

Seseorang yang menulis puisi
seperti pemain piano
yang tangannya tangkas menggerakkan jari
menemukan nada kunci pilihannya
Tangannya mendahului dirinya
Tertangkap suara yang tak terelakkan
Karena itu ia bergumul terus

Suara membimbing tangan
dan tangan
berusaha membawa lari suara
menyeretnya
entah kemana

Dimana?
Jika kau ingin melihat
orang yang sedang menulis puisi
Melayanglah ke puncak tertinggi dunia
yang kebalau

Dan matamu yang kerap diliputi mendung
mungkin bisa menangkap kilasan
seseorang yang menulis puisi
melayang-layang di ruang dalam kegelapan


Tag : , ,

MUSIM DINGIN

By : Setyo Angga Prakoso
pictures.4ever.eu

MUSIM DINGIN
Sakutaro Hagiwara

Tanda-tanda kejahatan dan dosa tampak di langit,
tampak di atas timbunan salju,
berkilauan di pucuk-pucuk pepohonan,
dan bersinar-sinar di balik musim dingin,
tanda-tanda dosa tampak dimana-mana.

Lihat, makhluk-makhluk
hidup yang tidur di dalam bumi gelap
mulai membangun rumah-rumah pertobatan.
Tag : , ,

MERCU SUAR

By : Setyo Angga Prakoso
decotrend.sk

MERCU SUAR
Yamamoto Taro

Mercu suar serupa penyair
Yang mereka awasi adalah peristiwa yang membahayakan

Badai di tengah angin
Atau pasang laut yang hampir tiba

Penyair serupa dengan mercu suar
sambil merasakan arti kepedihan
mereka tegakkan kesepiannya

Karena cahaya
selalu tercuri oleh jarak yang jauh
kelamnya
lebih kelam dari kegelapan
Tag : , ,

Empat Ribu Siang dan Malam

By : Setyo Angga Prakoso

Empat Ribu Siang dan Malam
Tamura Ryuichi

Demi lahirnya sebuah puisi
Kita mesti membunuh
Banyak yang harus kita bunuh
Kita harus menembak, menjatuhkan korban, meracuni yang kita cintai

Lihat,
Sebab yang kita ingin cuma lidah burung kecil yang gemetaran
Sejak empat ribu siang dan malam
Maka kita tembak kebisuan empat ribu malam
dan kita pecahkan terang empat ribu siang

Dengar,
Sebab yang kita ingin cuma air mata bocah menangis kelaparan
di seluruh kota yang basah, di tungku-tungku yang busuk
di dermaga-dermaga musim panas dan tambang-tambang batubara
Maka kita bunuh cinta empat ribu siang
dan kesucian empat ribu malam

Kita bawa ke dalam pikiran
Sebab kita inginkan anjing sesat ketakutan
karena melihat apa yang tak kita lihat
karena mendengar apa yang tak kita dengar
Maka kita racuni khayal empat ribu malam
dan kenangan beku empat ribu siang

Demi lahirnya sebuah puisi
Kita mesti membunuh kekasih kita
Inilah satu-satunya jalan menghidupkan yang mati
Jalan yang mesti kita tempuh
Tag : , ,

ANGIN DINGIN

By : Setyo Angga Prakoso

ANGIN DINGIN
Makoto Kisaragi

Bunuh diri yang mengancam
Adalah keberangkatan yang mungkin remuk

Badai berhamburan ke pohon-pohon
Mengehela napasnya yang penghabisan di hutan

Mati yang baik adalah mati pucat kurang darah
Begitu dingin hingga kau tak bisa memikulnya

Nadi beku yang mengambang di sinar matahari
Menyegar dalam sakit

Demi sepatah kata tenaga terbuang percuma
Badai jatuh di hutan
Tag : , ,

「ゴルフサポートの仕事で工夫していること」

By : Setyo Angga Prakoso
「ゴルフサポートの仕事で工夫していること」
golfknox.com
私はインターシッププログラムでゴルフサポートの仕事に取り組んでいる。その中でも特に工夫していることは、キャディをするお客様がどの集団に属しているかということだ。目的や技術的なレベルによって、お客様の集団は次のように区分される。例えば、プライベート、コンペ、競技だ。

まず、プライベートの集団は、お客様が自分の能力を高めることや集団内で楽しくコミュニケーションすることを大事にしている。前よりうまくなったか、どれぐらい進歩したかということを確認したり、プレーをしながら知人や仲間とのコミュニケーションを楽しんだりする。キャディの仕事はあまり難しくないが、ビジターが来た時は注意しなければならない。ビジターにはコースに関すること、例えばホールや距離、グリーンにあるピンのポジション、カップのラインなどをくわしく説明するようにしている。

次に、コンペの集団はいくつかの組を作って、楽しくコミュニケーションしながら競い合うことを重視する。楽しい雰囲気はプライベートの場合と同じだが、コンペではキャディの仕事が増える。まず、旗をつけることだ。コンペでつける旗はニアピンとドラコンと呼ばれる。通常、1 コースには9 ホールあり、ショートホールが2 つ、ミドルホールが5つ、ロングホールが2 つある。ニアピンの旗はショートホールにつける。ピンの一番近いところに落ちたボールに、ニアピンの旗をつけ、そこにそのボールを打ったお客様の名前を書く。一方、ドラコンの旗はロングホールにつける。フェアウェーに落ちた一番遠いボールに、ドラコンの旗をつけ、そこにお客様の名前を書く。それ以外に、距離を説明したり、お客様の打ったボールを目で追って落ちた場所や位置などを確認したりする。このようにして、キャディは一日中、お客様のプレーを支えている。

最後に、競技の集団はプライベートやコンペと比べると全く異なる種類のものだ。競技はキャディをするうえで、一番難しいと思う。なぜなら、競技には特別なルールがあるので、キャディはプレーの間中、細心の注意を払わなければならない。特別なルールとは「OB」になった場合に、修理地からボールをドロップしたり、ボールを見失った時にプレーイング「特設ティー」を使用したりすることだ。また、この競技に参加できるのはメンバーのみだ。彼らはレベルによって月例A クラス、月例B クラス、月例C クラスというように、いくつかのクラスに分かれている。月例の競技会でそれぞれのクラスのナンバーワンを決める。高いレベルであるほど、キャディの仕事は大変だ。競技中はしっかりとボールを見ることが必要で、見失うとキャディの責任となる。私は一度、ミスをしたことがある。ある時、お客様が打ったボールを見誤り、セーフだと思ったボールが実はOB だったことがわかった。その後、またティーグランドに戻り、そこから打つことになった。そのことで後ろの組に迷惑をかけてしまった。あの経験から、特に競技の時は注意してボールを見るようにしている。

確かに、プライベートとコンペと競技では、それぞれで努力するべきことがある。私たちキャディはそれぞれの場面に必要な知識や技術を日々磨かなければならない。しかし、最も大事なことは、そこで得た知識や技術を生かして、お客様のプレーがもっと良くなるように、どうやって支えるか、どうやってお客様に喜んでもらえるかということを考え、努力することだ。私がミスした経験も、その大きなヒントとなる。私はこれからもお客様のためにがんばりたいと思う。
Tag : ,

- Copyright © おおきに - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -