Popular Post

Posted by : Setyo Angga Prakoso Jumat, 09 Februari 2018


Empat Ribu Siang dan Malam
Tamura Ryuichi

Demi lahirnya sebuah puisi
Kita mesti membunuh
Banyak yang harus kita bunuh
Kita harus menembak, menjatuhkan korban, meracuni yang kita cintai

Lihat,
Sebab yang kita ingin cuma lidah burung kecil yang gemetaran
Sejak empat ribu siang dan malam
Maka kita tembak kebisuan empat ribu malam
dan kita pecahkan terang empat ribu siang

Dengar,
Sebab yang kita ingin cuma air mata bocah menangis kelaparan
di seluruh kota yang basah, di tungku-tungku yang busuk
di dermaga-dermaga musim panas dan tambang-tambang batubara
Maka kita bunuh cinta empat ribu siang
dan kesucian empat ribu malam

Kita bawa ke dalam pikiran
Sebab kita inginkan anjing sesat ketakutan
karena melihat apa yang tak kita lihat
karena mendengar apa yang tak kita dengar
Maka kita racuni khayal empat ribu malam
dan kenangan beku empat ribu siang

Demi lahirnya sebuah puisi
Kita mesti membunuh kekasih kita
Inilah satu-satunya jalan menghidupkan yang mati
Jalan yang mesti kita tempuh

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © おおきに - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -